Berita
Anda Pedagang? Ingat Pesan Aa Gym Ini!

Anda Pedagang? Ingat Pesan Aa Gym Ini!
Ingat baik-baik, berjualan bukan masalah rezeki dan masalah uang. Berjualan adalah amal saleh, berjualan adalah dakwah, berjualan itu harus bisa meningkatkan iman, berjualan itu

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Pesantren Daarut Tauhiid (DT) berpesan kepada ratusan anggota Santri Siap Guna (SSG) DT angkatan 34 yang akan memulai tahap ikhtiar keesokan harinya, Ahad (13/8).

Aa Gym mengingatkan, sebelum berlatih berjualan, para santri harus faham bahwa berjualan tak sekadar mencari uang dengan menjajakan dagangan. Lebih dari itu, menurutnya, berjualan adalah sebuah ladang pahala yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ingat baik-baik, berjualan bukan masalah rezeki dan masalah uang. Berjualan adalah amal saleh, berjualan adalah dakwah, berjualan itu harus bisa meningkatkan iman, berjualan itu meningkatkan amal kebaikan, berjualan itu dakwah, dan berjualan itu latihan kesabaran,” tegas Aa Gym.

Menurutnya, rezeki memang sudah diatur oleh Allah tapi rezeki yang menjadi amal saleh dan penguat iman adalah tugas para pedagang. Sebelum melepas para santri berjualan, Aa Gym berpesan agar para santri mengingat lima poin ini.

Pertama. Jangan takut tidak punya rezeki, tapi takutlah tidak punya keberkahan rezekinya. Menurutnya, dengan niat dan cara yang salah serta cara yang tidak jujur, maka rezeki yang diperoleh tidak akan mendapat keberkahan dari Allah SWT.

“Tenang, besok saudara berjualan yang penting tiap waktu nambah yakin ke Allah. Allah yang membagikan rezeki. Jadi amal saleh, jadi dakwah, dan jadi makin sabar,” kata Aa Gym, saat mengisi materi kelas SSG 34 di Darul Hajj.

Kedua. Jangan takut tidak punya rezeki, tapi takutlah tidak punya syukur kalo mendapat rezeki. Menurutnya, rezeki sudah ada tapi belum tentu menjadi kebaikan jika yang menerima rezeki tersebut tidak bersyukur.

Ketiga. Jangan takut tidak punya rezeki, tapi takutlah tidak punya sabar ketika ditahan. Jadi, menurutnya, rezeki sudah ada tapi hanya allah yang membuka, menahan, melapangkan, dan menyempitkan.

“Semuanya Allah yang menguasai. Pahala sabar, kalau sesuatu sedang diberikan kepahitan dan kita bersabar, kita dapat keberuntungan,” jelasnya.

Keempat. Jangan takut tidak punya rezeki, tapi takutlah tidak punya rida jika sedang diambil oleh Allah karena ada waktunya Allah mengambil rezeki.
“Tenang! harus rida. Lihat tukang parkir kalaupun mobilnya diambil, mereka tidak sedih karena sadar semua hanya titipan.

Kelima. Jangan takut tidak punya rezeki, tapi takutlah jadi pendengki ketika melihat rezeki orang. Menurutnya, setiap orang sudah memiliki jatah rezekinya masing-masing dan tidak boleh membanding-bandingkan rezeki. Aa Gym mengingatkan untuk selalu mensyukuri rezeki yang ada, ikut gembira dengan rezeki orang yang halal, dan ikut prihatin dengan rezeki orang yang sedikit.

“Jangan malu! kita tidak menzalimi siapa pun dan tidak harus jadi uang. Kalau kita berbuat baik kepada pembeli, bukan supaya orang beli. Kita berbuat amal saleh. Beli atau tidak, tidak masalah! yang penting jadi amal.






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Berita Lainnya
Kesan Siswa saat Mengikuti MPLS di DT
Kesan Siswa saat Mengikuti MPLS di DT
Jum'at, 11 Agustus 2017
Alhamdulillah di sini dapat ilmu baru. Yang paling suka ketika diingatkan berzikir gimana pun kondisi saya. Mau capek atau lagi belajar tetap hati harus
Galeri
Pelantikan Santri Siap Guna Angkatan 30

Pelantikan Santri Siap Guna Angkatan 30

Pembukaan Santri Siap Guna Angkatan 30

Aa Gym sedang membuka Acara Pembukaan SSG Angkatan 30