Kesehatan
Tidur Sehat Ibadah pun Berlipat

Tidur Sehat Ibadah pun Berlipat
Dengan kata lain, berbagai gangguan fisik maupun psikologis akan menghinggapinya, bila kebutuhan untuk tidur tidak dipenuhi dengan baik.

Bergadang jangan bergadang
Bila tiada artinya
Bergadang boleh saja
Asal ada perlunya
(Bergadang, Rhoma Irama)
 
Meskipun terbilang lawas, setidaknya sepotong bait dari lagu yang sempat populer di tahun 80-an tersebut, masih relevan bagi kita. Karena bergadang (tidur larut malam) merupakan cerminan dari pola tidur yang tidak sehat.
 
Sejatinya tidur mengembalikan vitalitas tubuh, merelaksasikan otot-otot serta memperbarui sel-sel yang rusak. Tidur adalah kebutuhan mutlak yang sama pentingnya dengan makanan bergizi dan olah raga. Untuk itu, memiliki pola tidur yang sehat adalah sebuah keniscayaan.
 
Pola Tidur Sehat
Disinyalir manusia mampu tidak makan selama dua minggu, namun ia akan mengalami gangguan kesehatan serius bila tidak tidur dalam waktu 3x24 jam. Dengan kata lain, berbagai gangguan fisik maupun psikologis akan menghinggapinya, bila kebutuhan untuk tidur tidak dipenuhi dengan baik.
 
Adapun pola tidur yang sehat berarti memiliki waktu tidur teratur setiap harinya. Yaitu selalu tidur dan bangun pada waktu yang sama, supaya jam biologis tubuh menjadi stabil. Meski telat tidur, bukan berarti Sahabat bisa bangun lebih siang. Jika kekurangan tidur selama hari kerja, tidurlah lebih awal tetapi bangun pada waktu yang sama di akhir pekan.
 
Lamanya tidur juga berpengaruh. Meskipun bagi orang dewasa lamanya tidur itu berbeda-beda, namun secara umum kita membutuhkan sekurangnya 5-7 jam untuk tidur. Bila kurang atau lebih dari itu, kita bukannya merasa segar dan bersemangat, tapi malah jadi lesu.
 
Menariknya, hasil penelitian dari Daniel F. Kripke seorang profesor ahli psikiatri dari Universitas California. Penelitian selama 6 tahun di Amerika Serikat dan Jepang tersebut, menyimpulkan bahwa tidur selama 8 jam sehari memiliki resiko kematian lebih cepat dibandingkan selama 6-7 jam sehari.
 
Dan tentunya para Sahabat juga tidak lupa akan kebiasaan tidur Rasululah saw. Beliau pergi tidur tidak terlalu malam (sehabis sholat isya/sekitar jam 9 malam), lalu bangun beberapa saat setelah lewat tengah malam untuk sholat tahajjud (sekitar jam 2 pagi). Kalau kita hitung-hitung, lamanya Rasulullah tidur pun kurang lebih 5 jam.
 
Selain itu, dengan menghindari konsumsi kafein (kopi) 9 jam sebelum tidur, tidak langsung tidur setelah makan malam, tidak tidur dalam keadaan lapar atau kekenyangan, tidur dalam suasana kamar yang cukup gelap, dan berolah raga teratur setiap harinya, berarti para Sahabat telah menerapkan pola tidur sehat.
 
Jika telah memiliki pola tidur sehat, niscaya apa yang diharapkan dari tidur berkualitas akan didapat dan kesehatan juga terjaga. Dan waktu shubuh yang penuh berkah pun, tidak terlewatkan sia-sia.
 






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Kesehatan Lainnya
Haid Datang, Salat Pun Jadi Terlarang?
Haid Datang, Salat Pun Jadi Terlarang?
03
Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan, kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut akhirnya membentuk siklus menstruasi.