Artikel Islami
Bahagia dengan Berbagi

Bahagia dengan Berbagi
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan

Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu?’ Para sahabat menjawab, ‘Tentu’. Rasulullah bersabda, ‘Kamu bersikap sabar (hilm) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat zalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturahim denganmu.” (HR. Thabrani).
 
1. Berbagi Makan (berbagi saat ada jamuan, saat perjalanan, saat di manapun)
Dari Abdullah bin Umar berkata Rasulullah saw bersabda, “Amalan yang paling utama adalah engkau membahagiakan seorang mukmin, engkau menutupi auratnya (memberikan pakaian), engkau mengenyangkan kelaparannya (memberikan makanan) atau engkau memenuhi kebutuhannya.” (HR. ath-Thabarani, dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib).
 
2. Berbagi Bahagia (dengan memaafkan, dengan memberi hadiah, dengan menghargainya)
“Kalian harus saling memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai. (HR. Imam al-Bukhari).
 
Nabi saw senantiasa menerima hadiah dan memberikan balasan atasnya.” (HR. Imam al-Bukhari).
 
3. Berbagi Tempat (di jalan, di kendaraan umum, saat parkir, duduk di ruang tunggu, berdiri dalam lift, saat makan, saat antre)
Dari Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda, “Barangsiapa memberi kelonggaran bagi kesedihan dunia kepada seorang mukmin, maka Allah akan melonggarkan kedukaannya pada hari kiamat. Barangsiapa memberi kemudahan bagi orang yang tengah menghadapi kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya.” (HR. Muslim).
 
4. Berbagi Kesempatan (memberi kesempatan berbicara saat pertemuan, saat rapat, memimpin organisasi, memberi kesempatan untuk maju/sukses)
 
5. Berbagi Rezeki (saat mendapatkan rezeki, saat mendapat bonus, saat mendapat hadiah, saat mendapat keuntungan)
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran [3]: 133-134).
 
Tips Semangat Berbagi

  1. Pastikan dan yakin bahwa semua yang dimiliki (kesehatan, kemampuan, ilmu, wawasan, harta) adalah karunia Allah SWT.
  2. Mohon pertolongan Allah SWT agar diberi hati yang ringan untuk berbagi.
  3. Yakin bahwa balasan setiap kebaikan yang diniatkan karena Allah semata akan Ia balas dengan sempurna.
  4. Anggarkan/siapkan tenaga, pikiran, harta, makanan, dan hati untuk berbagi.
  5. Peka/peduli melihat ladang amal karunia Allah SWT.
  6. Bersegera beramal (tidak menunda) dan waspada tipu daya setan untuk menghilangkan amal/merusak amal.
  7. Beristighfar/mohon ampunan Allah SWT bila setelah beramal.
 
 
 






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Artikel Islami Lainnya
Musa Dewasa
Musa Dewasa
10
Musa tumbuh menjadi pemuda dewasa. Ia tidak hanya memiliki badan kekar namun juga keobjektifan dalam berpikir. Dua kekuatan itulah diantara hal yang akan menghiasi lika-liku perjuangannya.